Ketua Komite Nasional Papua Barat wilayah Manokwari, Alexander Nekenem, mengeluarkan pernyataan tegas kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai bentuk propaganda yang mengatasnamakan organisasi KNPB.
Dalam keterangannya, Alexander menegaskan bahwa belakangan ini beredar ajakan aksi unjuk rasa yang diklaim berasal dari KNPB, namun tidak memiliki dasar koordinasi resmi dari struktur organisasi di wilayah Manokwari. Ia mengingatkan bahwa informasi semacam itu berpotensi menyesatkan dan dapat memicu situasi yang tidak kondusif di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap agenda resmi KNPB selalu melalui mekanisme internal yang jelas dan terkoordinasi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial atau pesan berantai yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.
Alexander juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Manokwari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan konflik, terlebih jika kegiatan tersebut tidak memiliki kejelasan sumber dan tujuan.
“Jangan mudah percaya dengan ajakan yang mengatasnamakan KNPB tanpa konfirmasi resmi. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam menjaga situasi yang damai, serta mengedepankan dialog dan komunikasi sebagai langkah penyelesaian berbagai persoalan yang ada.
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas meningkatnya penyebaran informasi yang dinilai tidak bertanggung jawab, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Papua Barat, khususnya di Manokwari. (.,.)